Kita semua mengetahui bahwa ada orang cebol. Tetapi adakah segolongan manusia yang tinggi badannya melebihi rata-rata, seperti halnya orang cebol tingginya kurang dari rata-rata? Jawabannya adalah tidak. Tinggi badan berbeda-beda di seluruh dunia. Beberapa bangsa, seperti bangsa Eskimo, bangsa Lapp, dan suku-suku Indian tertentu di Afrika Timur rata-rata tinggi badannya 6 kaki atau lebih. Tetapi mereka bukanlah raksasa.
Sebetulnya raksasa itu hanya ada dalam dongeng-dongeng atau hikayat. Di berbagai bagian Eropa dan Asia terdapat dongeng-dongeng mengenai raksasa-raksasa yang hidup di zaman purbakala. Namun tidak ada bukti ilmiah bahwa orang-orang semacam itu betul-betul ada.
Meskipun demikian , kita semua mengetahui bahwa adanya raksasa-raksasa yang tampil di sirkus atau pertunjukan-pertunjukan. Bagaimana mereka itu dapat berbadan setinggi itu? Malang sekali, biasanya orang –orang semacam itu adalah orang –orang yang menderita suatu kelainan dalam tubuhnya. Pada umumnya hal itu disebabkan adanya gangguan pada kelenjar yang terpenting dalam tubuh, yaitu kelenjar pituitrin.
Kelenjar pituitrin mengatur bekerjanya dan pertumbuhan berbagai alat tubuh. Kadang-kadang terjadi tumor pada kelenjar itu, yang menyebabkan kelenjar itu membesar. Kelenjar yang membesar itu lalu mulai menghasilkan hormon yang berlebihan, yang merupakan getah yang dihasilkan oleh kelenjar ini. Salahsatu hormon ini adalah hormon pertumbuhan, yang mempengaruhi besarnya alat-alat dan rangka tubuhnya.
Apabila hormon ini dihasilkan terlalu banyak pada waktu tulang-tulang sedang dalam proses pertumbuhan, maka tulang-tulang itu akan tumbuh terus. Oleh karena itu, orang itu tingginya dapat mencapai 8 kaki. Ini dinamai raksasa. Tetapi orang yang demikian itu sebetulnya hanya menjadi raksasa karena ada sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya.